Selamat Datang di Joe's Gadget Store, seiring dengan perkembangan teknologi yang berawal dari hobby dan passion akan dunia gadget dan teknologi maka kami mencoba menyajikan produk gadget dan aksesoris yang berkualitas dengan harga terbaik untuk anda. Kami telah berkembang menjadi Authorized Dealer Online Store untuk produk-produk gadget original dan bergaransi resmi SiStech, Trikomsel dan Selular Shop Indonesia. Semoga kami bisa memenuhi kebutuhan dan menjadi one stop solution gadget anda. Silahkan melihat produk-produk yang tersedia dengan memilih tab berdasarkan brand produk yang ada. Terima Kasih atas kunjungan anda

Tuesday, May 29, 2012

Butuh Palu? Gunakan HTC One X

Butuh Palu? Gunakan HTC One X
Saat ini ada begitu banyak cara yang digunakan perusahaan untuk mempromosikan sebuah produk. Anda mungkin sudah sering menjumpai drop test yang membandingkan beberapa smartphone, seperti iPad 2 vs New iPad atau iPhone 4S vs Galaxy S II misalnya. Atau ada juga humor yang akhir-akhir ini kerap kita temukan, beberapa diantaranya digunakan sebagai alat dapur, seperti Samsung Galaxy Nexus, MacBook Air dan iPad. 

Kini bukan hanya nama-nama besar yang memamerkan kebolehannya. Seorang engineer HTC Taiwan telah menguji coba HTC One X dengan aksi yang cukup menarik. Layar HTC One X terbuat dari Gorilla Glass yang super kuat, meski dalam video di bawah ini tidak ditampilkan bahwa layar tersebut tahan terhadap terjangan peluru.

Tes ini menguji ketahanan layar HTC One X yang dihantamkan pada paku. Ya, smartphone kini tampaknya bisa menggantikan fungsi palu. Penasaran seperti apa aksinya? Simak langsung melalui video berikut.



Source: Gopego.com

Friday, May 25, 2012

Review: HTC One X - Spesifikasi Sangar dengan Prosesor Tegra 3 Quad-core

Salah satu produk HTC yang menjadi andalan ditahun 2012 ini adalah HTC One Series. Dimana HTC One series yang meluncur resmi di Indonesia adalah HTC One V dan X. Khusus untuk One V memiliki spesifikasi menengah dengan harga yang terjangkau. Berbeda dengan One X, yang memiliki spesifikasi tinggi dan diperuntukan bagi pengguna smartphone yang haus akan performa.


Sebuah HTC One X mendarat ke meja saya yang siap direview. Kesan pertama ketika memegangnya, ”tipis, ringan, keren dan canggih”. Sepertinya tidak salah kalau saya mengatakan,”Spek Sangar Berpenampilan Elegan”. Setelah pemakaian beberapa hari ini saya tuangkan pengalaman saya menjadi sebuah tulisan. Seperti apa reviewnya? Mari simak tulisan review singkat saya berdasarkan pengalaman beberapa hari ini menggunakan HTC One X.

Saya menerima HTC One X ini dalam kondisi baru, BNIB (Brand New in Box). Kondisi masih tersegel dan ketika saya membukanya terdapat: HTC One X, Kabel Data Micro USB, Headset Original HTC 3.5mm, juga sebuah charger yang harus menggunakan kabel data, beberapa buku manual dan kartu garansi dan sebuah jarum yang fungsinya untuk mengeluarkan tray kartu microSIM.


Masuk ke bentuk dan tampilan casingnya. Bentuknya yang tipis cukup nyaman untuk dipandang. Dengan dimensi 134.4 x 69.9 x 8.9 mm dan berat 130 g, sangat pas didalam genggaman saya ketika melakukan aktivitas dengan HTC One X ini. Saya mendapatkan HTC One X ini dengan back casing berwarna putih. Casing berbahan polycarbonate sehingga tidak licin ketika di pegang, tidak mudah baret maupun kotor karena sangat mudah dibersihkan. Tampilan sisi depan yang full touchscreen membuatnya terlihat canggih. Pada sisi depan terdapat tombol capacitive yaitu back, home dan recent apps lalu terdapat camera depan beresolusi 1.3MP. Pada sisi atas terdapat headset jack 3.5mm, slot microSIM card menggunakan tray, tombol power dan juga lubang kecil yaitu mic untuk meredam suara (noise cancelation). Sisi kanan terdapat tombol volume, sisi kiri terdapat port microUSB untuk transfer data dan charging. Terakhir pada sisi belakang terdapat camera 8MP, LED flash, connector untuk docking dan juga loudspeaker. 

Layarnya menggunakan Super IPS LCD2 capacitive touchscreen yang dapat menghasilkan 16juta warna, dengan resolusi 720 x 1280 pixels berukuran 4.7 inch dan tidak mudah baret karena terproteksi dengan Corning Gorilla Glass. Tentunya tidak perlu dijelaskan secara detil seperti apa warna yang dihasilkan melihat dari spesifikasi layar yang sudah disebutkan. Saya cukup mengatakan, “Layarnya sangat jernih, jelas, terang dan pixelnya sangat halus”. Di test di bawah sinar matahari pun layar terlihat sangat jelas, tidak terlihat gelap dan tidak terlihat pantulan yang membuat layar menjadi gelap karena sinar matahari.

Tampilan homescreen seperti biasa sudah menjadi standard HTC dengan menyematkan HTC Sense. Di HTC One X ini sudah menggunakan HTC Sense terbaru v4.0. Dengan HTC Sense pengguna dapat menampilkan widget yang menarik. Dengan HTC Sense 4.0, dalam keadaan ter lock, pengguna bisa mengoperasikan widget-widget ini langsung tanpa harus membuka keylock. Misalnya ingin mengaktifkan fitur camera, tinggal drag and drop icon camera di homescreen saja.Selain itu juga terdapat weather widget, people widget, HTC Hub untuk mendownload aplikasi, widget dan wallpaper terbaru khusus HTC. Bisa juga mengakses smartphone HTC Anda secara remote dan lain-lain. Karena sudah menggunakan OS Android ICS, pada homescreen Anda juga bisa membuat folder aplikasi favorit.

Spesifikasi
Android OS, v4.0 (Ice Cream Sandwich)
HSDPA, HSUPA
Prosesor Nvidia Tegra 3 Quad-core 1.5 GHz, GPU ULP GeForce
Super IPS LCD2 capacitive touchscreen
Kamera Belakang 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash
Internal storage 32 GB, 1 GB RAM
Beats Audio Integration
Stereo FM radio with RDS
microUSB v2.0
GPS
Bluetooth 4.0 with A2DP, EDR
Wi-Fi 802.11 b/g/n, WiFi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot

Kalau mau lihat spesifikasi lengkapnya bisa masuk ke disini

Melihat dari spesifikasi diatas membuat saya gatal apabila tidak mendownload aplikasi untuk benchmark. Menggunakan aplikasi benchmark seperti Quadrant, Antutu Benchmark dan Vellamo, silahkan Anda memberikan nilai sendiri, apakah hasilnya cukup memuaskan?




Salah satu fitur penting yang akan dicari oleh pengguna Smartphone adalah kamera. Pada HTC One X, kamera yang dibenamkan sudah melalui riset yang pada akhirnya dibenamkan modul kamera terbaik di HTC One X. Kamera untuk smartphone yang bagus harus bisa memberikan:
Kamera tersebut mempunyai kecepatan sangat cepat dalam pengambilan gambar
Lensa yang baik dapat memberikan hasil yang bagus di kondisi minim cahaya dan kualitas gambar yang hampir setara dengan kamera profesional.

Semua yang disebutkan di atas, tidak semua dimiliki oleh smartphone high end. Tetapi dimiliki oleh kamera HTC One X. Dengan ukuran bukaan lensa f2.0 dan juga menggunakan chip ImageSense, pengambilan gambar dapat dilakukan dalam waktu 0.7 detik dengan 0.2 detik untuk melakukan autofocus sehingga dalam 1 detik dapat langsung mengambil 4 foto beresolusi 8MP dengan kualitas foto yang sangat bagus. Dengan menggunakan teknologi ImageSense menjadikan HTC One X ini sebagai smartphone yang tercepat di dunia untuk mengambil foto pada saat ini. Kamera HTC One X sudah mendukung Face Detection, auto smile capture dan geo-tagging. Selain itu juga dilengkapi dengan filter effect seperti vignette, depth of field, vintage, mono, country dan masih banyak lagi. Anda pun bisa memillih scene seperti HDR, white board, close up (makro) dan lain-lain untuk mendapatkan hasil foto yang lebih maksimal. Dengan saya menjabarkan performa kamera, ada yang kurang sepertinya apabila tidak saya test. Berikut hasil foto langsung dari camera HTC One X dikondisi Outdoor, indoor dan foto Makro. Dan silahkan dinilai sendiri apakah kualitas kamera HTC One X itu buruk?

Video recording yang dihasilkan pun sangat jernih hasilnya. Dengan resolusi 1080p @30fps, dapat merekam dengan suara stereo dan terdapat fitur video stabilization. Video pun dapat Anda capture sehingga Anda bisa mendapatkan hasil foto dari hasil rekaman video dengan resolusi full 8MP. Selain itu juga terdapat camera depan dengan resolusi 1.3MP yang sudah saya test untuk melakukan video calling dengan Skype. Hasilnya pun jernih, tidak gelap dan minim noise.

Untuk suara dari headset bawaan karena HTC One X ini sudah terintegrasi dengan Beats Audio sound enhancer, suara yang dihasilkan pun luar biasa. Meskipun HTC One X ini merupakan versi high end di One series, sayangnya tidak dilengkapi Headset Beats Audio seperti di HTC Sensation XL dan HTC Sensation XE. Tetapi suara yang saya test melalui headset bawaan original HTC tetap bagus hasilnya. Saya juga mengetestnya melalui mini speaker bluetooth stereo bermerk Logitech BoomBox. Meskipun keluaran suara terhubung ke bluetooth yang support A2DP, sound enhancer Beats Audio tetap bekerja sangat baik untuk memberikan dentuman bass, suara yang mirip seperti di studio rekaman dan berkualitas standard Beats Audio .

Saya juga test untuk bermain game. Saya menginstall sebuah game dengan judul Dark Meadow: The Pact yang dikhususkan untuk smartphone menggunakan spefisikasi tinggi karena kualitas gambar yang dihasilkan sangat bagus. Game ini dibuat menggunakan teknologi Unreal Engine 3 dan sudah dimaksimalkan untuk prosesor Nvidia Tegra3. Setelah saya test gambar yang dihasilkan memang luar biasa. Mulai dari bentuk 3D, gerakan, bayangan, hingga gambar detil pada tembok, atap dan lain-lain terlihat sangat detil dan jelas. Ketika saya test untuk bermain game kurang lebih 5 menit pertama, bagian casing belakang terasa hangat. Sepertinya karena Game Dark Meadow ini memerlukan kebutuhan grafis yang sangat tinggi, disaat itulah GPU bekerja keras untuk menampilkan hasil gambar yang maksimal. Alhasil tidak terdapat lag yang berarti sehingga tidak mengganggu jalannya permainan. Bagi Anda yang sudah membeli HTC One X, game ini wajib dan kudu didownload dan bisa didapatkan di Google Play Store secara gratis. 

Saya juga test penggunaan browser yang pastinya sudah support flash dan juga multitap browser, semua dapat berjalan dengan lancar dan sangat cepat ketika membuka website jeruknipis. Selain itu beberapa fitur standard seperti mobile WiFi hotspot, GPS dan juga streaming Youtube semua berjalan dengan baik.

Baterai dari sisi penggunaan saya sendiri, ternyata cukup membuat saya sedikit repot. Menggunakan baterai Li-Ion dengan daya 1800 mAh yang tidak bisa dilepas karena memang posisi belakang tidak terdapat back cover yang bisa dibuka, dengan pemakaian email kantor, twitter, facebook, Instagram, Path, foto-foto, browsing, mendengarkan MP3, bermain game dan lain-lain mulai baterai 100% hingga 10% kurang lebih hanya 5 jam pemakaian. Alhasil saya harus membawa portable charger apabila aktivitas saya di HTC One X cukup tinggi.

Pros:
  • Sudah menggunakan OS Android 4.0 ICS
  • HTC Sense 4.0
  • Beats Audio integration
  • Casing terbuat dari bahan polycarbonat
  • Prosesor Nvidia Tegra 3 Quad-core 1.5 GHz pertama di Indonesia
  • Super IPS LCD2 capacitive touchscreen, terproteksi dengan gorilla glass
  • Kamera Belakang 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash dengan teknologi ImageSense menjadikannya tercepat dalam pengambilan foto
  • Video Recording 1080p @30fps.
Cons:
  • Tidak ada headset Beats Audio dalam paket pembelian
  • Penggunaan MicroSIM yang masih belum begitu popular di Indonesia
  • casing belakang terasa hangat ketika digunakan bermain game, tetapi tidak mengganggu sama sekali
  • Siap-siap membawa charger kemanapun apabila aktivitas penggunaannya sangat tinggi
Kesimpulan:

HTC One X ini merupakan salah satu produk unggulan dari HTC. Keunggulan dari camera dan suara seperti tagline yg diusung One X “Amazing Camera, Authentic Sound” sepertinya HTC One X memang pantas diberikan predikat tersebut. Camera yang hasilnya sangat luar biasa, menjadi andalan bagi HTC untuk mengangkat produk HTC One X. Bentuknya pun sangat pas digenggam. Prosesor yang dibenamkan pun adalah Tegra 3 Quad-core 1.5Ghz bisa dikatakan sebagai produk pertama yang menggunakan Quad-core untuk produk HTC. Spesifikasi yang mengerikan bukan? Diajak bermain game Dark Meadow tidak sampai 5 menit, casing HTC One X mulai terasa hangat bagian belakangnya, kemungkinan karena grafis pada game tersebut cukup berat dan si HTC One X harus bekerja keras sehingga terjadi hangat pada casing bagian belakang yang saya rasa tidaklah mengganggu. Melihat spesifikasi yang sangar ini sayangnya tidak di selaraskan dengan daya tahan baterai yang cukup lama. Berdasarkan penggunaan normal yang saya alami ternyata hanya bisa bertahan kurang lebih 5 jam. Akhirnya menyebabkan saya harus membawa charger kemanapun saya beraktivitas. Untuk harga retail yang disarankan adalah Rp 6.599.000.

source: jeruknipis.com

Review: HTC One V - Tipis, Gaya dan Elegan

HTC One Series sudah meluncur secara resmi di Indonesia. Acara peluncuran besar-besaran pun dibuat untuk menyambut kedatangan HTC One Series ini pada tanggal 20 April lalu di Annexe building, Wisma Nusantara, Jakarta. HTC One yang hadir di Indonesia adalah HTC One V dan X.


Tiga hari setelah acara launching digelar, saya mendapatkan kiriman 1 buah HTC One V yang siap saya review untuk pembaca setia Jeruknipis.com. Kesan pertama saya memegang HTC One V ini, casingnya tipis, ringan dengan warna jupiter rock atau abu-abu tua. Apabila Anda ingat, bentuk HTC One V ini mirip sekali dengan HTC Hero, HTC Legend dan HTC Salsa. Apa yang membuatnya terlihat mirip? Karena bagian bawah HTC One V terlihat agak sedikit mencuat keatas. Dan sepertinya inilah yang menjadikan namanya HTC One V karena kalau dilihat dari sisi samping seperti huruf “V” (ini hanya menurut pengertian saya ya.:D). Kami mendapatkan HTC One V BNIB (Brand New In-box) fullset berikut, charger, kabel data, headset dan beberapa buku manual. Seperti apa reviewnya? Simak tulisan saya berikut ini





Melihat tampilan depan yang full touch screen, terlihat kalau ini smartphone canggih. Meskipun ini adalah HTC One yang mempunyai spesifikasi menengah, tetapi jangan underestimate dulu dengan HTC One V ini. Dibagian depan terdapat tombol yang juga touch screen yaitu tombol back, home dan recent apps pada bagian bawahnya. Pada bagian belakang terlihat camera berukuran 5MP, LED Flash dan loudspeaker. Pada sisi sebelah atas terdapat tombol power, LED notifikasi dan juga headset jack 3.5mm. Tombol volume pada sisi kanan, port microUSB pada sisi kiri. Bentuknya yang besar dengan dimensi 120.3 x 59.7 x 9.2 mm dengan berat 115 g terasa tipis dan nyaman ketika digenggam. Jauh dari kesan murah, terlihat elegan dan gaya kalau digunakan.

Layarnya berukuran 3,7 inch capacitive touchscreen, dapat menghasilkan 16juta warna, beresolusi 480 x 800 pixels. Cukup jelas, terang dan terlihat jernih. Ketika ditest dibawah sinar matahari masih terlihat sangat jelas, biasanya kalau di smartphone lain akan terlihat gelap karena kalah dengan pantulan sinar matahari. Warna hitam yang dihasilkan pun cukup pekat.



Pada tampilan homescreen, seperti biasa HTC pasti menyematkan HTC Sense di smartphone Androidnya. Untuk HTC Sense sudah menggunakan versi terbaru yaitu v4.0. Dengan menggunakan HTC Sense pengguna bisa memasang widget yang diinginkan. HTC Sense ini mempunyai interface yang menarik. Lebih interaktif dan tidak membosankan karena animasinya sangat bagus. Dalam keadaan ter lock, pengguna bisa mengoperasikan widget-widget ini langsung tanpa harus membuka keylock. Misalnya ingin mengaktifkan fitur camera, tinggal drag and drop icon camera di homescreen saja. Masih banyak sekali fitur HTC Sense yang menarik, misalnya weather widget, people widget, HTC Hub untuk mendownload aplikasi, widget dan wallpaper terbaru khusus HTC juga bisa mengakses smartphone HTC Anda secara remote dan lain-lain. Karena sudah menggunakan OS Android ICS, pada homescreen Anda juga bisa membuat folder aplikasi, misalnya folder aplikasi favorit.

Spesifikasi
  • Android OS, v4.0 (Ice Cream Sandwich)
  • HSDPA, HSUPA
  • 1 GHz Qualcomm MSM8255 Snapdragon, GPU Adreno 205
  • LCD capacitive touchscreen, 16M colors resolusi 480 x 800 pixels, 3.7 inches
  • Kamera Belakang 5 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash Video Recording 720p
  • 4 GB, 512 MB RAM
  • Beats Audio Integration
  • Micro SD Slot support up to 32GB
  • Stereo FM radio with RDS
  • microUSB v2.0
  • GPS
  • Yes, v4.0 with A2DP, EDR
  • Wi-Fi 802.11 b/g/n, WiFi Direct, Wi-Fi hotspot
Kalau mau lihat spesifikasi lengkapnya bisa masuk ke di sini

Web browser di HTC One V juga sama seperti dengan smartphone HTC sebelumnya. Support untuk multitap browser, support flash dan juga fitur read untuk membaca content website dengan lebih ringan tanpa harus menampilkan banner dan image.

HTC menyematkan camera 5 MP untuk One V ini. Hasilnya, meskipun masih kalah jauh dengan kakaknya si One X, tetapi jangan menganggap remeh hasil foto dari HTC One V ini. Setelah kami test dalam kondisi Outdoor, Indoor dan makro, untuk camera smartphone dengan resolusi 5MP bisa dikatakan sangat bagus hasilnya untuk smartphone sekelasnya. Dilengkapi juga beberapa filter effect seperti vignette, depth of field, vintage, mono, country dan masih banyak lagi. Anda pun bisa memillih scene seperti HDR, white board, close up (makro) dan lain-lain dengan camera HTC One V ini. Berikut hasil foto outdoor, indoor dan makro menggunakan HTC One V tanpa hasil editing sedikitpun: 




Multimedia, untuk suara dari headset bawaan karena HTC One V ini sudah didukung fitur Beats Audio sound enhancer, suara yang dihasilkan sangat bagus. Sayangnya sudah tidak dilengkapi lagi Headset Beats Audio seperti di HTC Sensation XE dan XL. Tetapi dengan headset bawaan standard HTC didukung dengan Beats Audio Sound Enhancer suaranya pun cukup jernih, tidak cempreng, dan gebukan Bass nya terasa sekali. Diajak bermain game, mendengarkan lagu MP3, streaming Youtube sangat menghibur. Loudspeaker pun tidaklah mengecewakan.

Dengan Spesifikasi yang tidak terlalu tinggi, tetapi ada yang kurang apabila tidak saya benchmark, berikut hasil benchmark menggunakan beberapa aplikasi yang tersedia di Google Play Store seperti Quadrant, Vellamo dan lain-lain





Saya juga coba untuk bermain game. Saya test bermain Temple Run, Angry Birds Space dan Assaulter berjalan lancar. Tidak terdapat lag yang berarti ketika diajak bermain game sehingga tidak mengganggu sedikitpun. Waktu menunggu pun menjadi lebih menyenangkan untuk bermain game di HTC One V ini.Banyak disediakan game-game keren yang berkualitas dan tampilan grafis yang menarik di Google Play Store. 



Portable WiFi hotspot pun tersedia sebagai fitur standar di HTC One V. Untuk smartphone HTC portable WiFi Hotspot ini bisa terhubung hingga 8 perangkat. Sudah saya test juga dan dapat berjalan lancar.

Baterai dari sisi penggunaan saya sendiri, ternyata sudah cukup bagus. Menggunakan baterai Li-Ion dengan daya 1500 mAh yang tidak bisa dilepas karena memang posisi belakang hanya terdapat cover untuk SIM Card dan memori card slot, dengan pemakaian email kantor, twitter, facebook, Instagram, Path, foto-foto, browsing, mendengarkan MP3, bermain game dan lain-lain mulai baterai 100% hingga 20% kurang lebih 8 jam pemakaian. Sisa 20% itu seharusnya masih bisa kuat untuk 1 jam kedepan dalam posisi standby.

Pros:
  • Sudah menggunakan OS Android 4.0 ICS
  • HTC Sense 4.0
  • Beats Audio integration
  • Dilihat dari bentuk dan bahan casing terkesan mahal dan elegan
  • Baterai irit, tetapi tergantung dengan kondisi jaringan
Cons:
  • Tidak ada headset Beats Audio dalam paket pembelian
  • Camera hanya 5MP
Kesimpulan:

Smartphone HTC One V ini memang salah satu smartphone dari One Series yang di banggakan oleh HTC. Meskipun HTC One V masuk kategori menengah, tetapi dengan harga dibawah Rp 3 juta, Anda sudah bisa mendapatkan smartphone sekelas seharga 4 jutaan. Sayangnya sudah tidak disediakan lagi headset Beats Audio di dalam paket penjualan, tetapi ini justru bisa menekan harga karena headset Beats Audio sendiri seperti yang kita tahu harganya tidaklah murah. Apabila headset beats audio masih di paketkan dalam penjualan HTC One V ini, harga pasti dibanderol diatas Rp 3 juta. Untuk yang ingin membeli HTC One Series apabila One X dirasa masih belum masuk budget, solusinya bisa memilih HTC One V dengan harga yang lebih terjangkau dan fitur tidaklah mengecewakan

Source: jeruknipis.com

Wednesday, May 23, 2012

Welcome to America, HTC EVO 4G LTE!

The HTC EVO 4G LTE is coming soon!
HTC EVO 4G LTE untuk opsel Sprint adalah salah satu Android smartphone yang diblokir di Amerika. Ya, pihak Kantor Bea Cukai Amerika telah beberapa waktu lalu menghentikan impor HTC EVO 4G ke Amerika, tak lepas dari laporan Apple pada Komisi Perdagangan Internasional Amerika (ITC). Apple menyebut bahwa HTC EVO 4G dan beberapa Android smartphone lain menggunakan paten miliknya secara ilegal.

Kabar baiknya, sekarang tampaknya HTC EVO 4G LTE telah lepas dari pemblokiran tersebut. ITC membebaskan HTC EVO 4G LTE dari semua tuntutan penggunaan paten ilegal sehingga pihak Kantor Bea Cukai bisa mempersilakan impor Android smartphone tersebut untuk masuk ke Amerika.

Pihak Sprint juga membenarkan kabar tersebut dan memberitahukan bagi mereka yang telah memesan HTC EVO 4G LTE, bisa mendapatkannya di tanggal 24 Mei. Sementara itu pihak Apple belum memberi komentar tentang pembebasan cekal terhadap HTC EVO 4G LTE. Well, barangkali sebaiknya Apple mengucapkan selamat datang di Amerika pada HTC EVO 4G LTE :)





Source via gopego.com

Monday, May 21, 2012

HTC One X Versi AS Hilangkan Fitur 'Data Tapping' Demi Hindari Tuntutan Hak Paten Apple

HTC One X Versi AS Hilangkan Fitur 'Data Tapping' Demi Hindari Tuntutan Hak Paten Apple HTC One X dan Evo 4G LTE untuk pasar AS yang diedarkan oleh AT&T sempat ditahan peredarannya oleh Badan Bea Cukai AS. Namun kedua ponsel tersebut ternyata tidak menggunakan teknologi yang diklaim oleh Apple melanggar hak paten mereka, dan kemungkinan bisa segera beredar di AS.

The Verge melaporkan bahwa baik HTC One X dan juga Evo 4G LTE untuk pasar AS ternyata tidak dilengkapi dengan fitur ‘data tapping’ seperti yang terdapat pada One X versi internasional, dan fitur tersebut telah didaftarkan oleh Apple sebagai hak paten mereka.

Untuk One X versi internasional, misalnya ketika Anda meng-klik sebuah URL, maka fitur ini akan memberikan Anda serangkaian daftar aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk membuka link tersebut. Namun mengingat fitur ini tidak ada pada versi AS, maka para pengguna akan langsung membuka link tersebut HANYA pada satu macam aplikasi saja. Bila si pengguna ingin mengubah jenis aplikasi yang bisa membuka URL tersebut, maka dia harus mengubahnya lewat menu Settings yang terdapat di dalam aplikasi messaging terlebih dahulu, yang kemudian akan memunculkan sebuah opsi baru yaitu ‘App Associations’ yang tidak terdapat di versi internasional.
Dengan perubahan ini, maka HTC One X dan juga EVO 4G LTE versi AS sudah bisa dikatakan tidak bersalah terhadap tuduhan pelanggaran hak paten dari Apple, dan kini tinggal menunggu tindak lanjut dari Badan Bea Cukai AS untuk menindaklanjutinya.

Source via gopego.com

Wednesday, May 16, 2012

Apple Minta Kantor Bea Cukai Amerika Blokir Impor HTC One X dan Evo 4G

Apple Minta Kantor Bea Cukai Amerika Blokir Impor HTC One X dan Evo 4G
Berbahagialah anda pengguna HTC One X yang tinggal di Indonesia, karena diperkenankan untuk diperjualbelikan di negara ini. Tapi tidak bagi mereka yang tinggal di Amerika. Itu karena pihak Apple keberatan dengan keberadaan Android smartphone terbaru HTC One X dan Evo 4G. Bahkan, Apple telah mengajukan permohonan kepada kantor bea cukai Amerika untuk menghentikan impor kedua Android smartphone dari HTC itu.

Dan sebagai jawaban atas permohonan Apple itu, pihak bea cukai Amerika memutuskan untuk menunda impor HTC One X dan Evo 4G LTE. Masih seperti kasus yang pernah terjadi sebelumnya, permhonan Apple tersebut terkait penggunaan paten miliknya yang ditengarai dipakai secara ilegal oleh HTC di kedua Android smartphone terbaru itu.

HTC One X

CEO HTC, Peter Chou, segera menanggapi kabar pemblokiran itu. Melalui Reuters, Chou mengatakan bahwa pada bulan April HTC telah melakukan uji coba perangkat baru dengan menghilangkan penggunaan paten yang dianggap sebagai milik Apple. Pengerjaan perangkat baru tersebut telah selesai pada 19 April sebelum blokir resmi diberlakukan, bahkan sebelum HTC secara resmi mengumumkan HTC One X.

Meski HTC telah melakukan pembenahan terhadap kedua Android smartphone yang bermasalah tetapi tetap saja pihak bea cukai Amerika terus melakukan investigasi pada HTC One X dan Evo 4G LTE. Sampai perkara tersebut belum diputuskan maka HTC tidak bisa melanjutkan mendatangkan HTC One X dan Evo 4G di Amerika. Padahal, untuk saat ini HTC One X dan Evo 4G LTE telah menjadi Android smartphone terlaris di AT&T stores di seluruh Amerika. Stok kedua Android smartphone itu bahkan telah habis terjual. Well, tak heran jika Apple meradang… 

Source via gopego.com

HTC Desire C, Rilis di beberapa negara Eropa

HTC Desire C, Rilis!
HTC Desire C kemarin telah diumumkan dalam katalog Vodafone Portugal. Dan sekarang, HTC Desire C (sebelumnya dikenal sebagai Golf dan Wildfire C) resmi rilis. Smartphone ini berjalan pada Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Desire C memiliki display 3,5 inci LCD HVGA dan didukung fitur Beats Audio (tanpa headphone). Menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon S1 CPU at 600MHz, RAM 512MB, kamera 5MP dengan aperture F/2.8 dan 34mm focal length.

Desire C memiliki memory internal 4GB (plus 25GB cloud space dari Dropbox selama 2 tahun), microSD, 3G dengan 7.2Mbps HSDPA, Bluetooth 4.0, Wi-Fi, USB 2.0 dan baterai 1230 mAh.


Desire C akan tersedia dengan pilihan warna Polar White, Stealth Black dan Flamenco Red, di negara-negara Eropa (Rumania $257, Belanda $282 dan Portugal $250). Belum ada informasi apakah Desire C akan diluncurkan secara global.

Source via gopego.com

Vodafone Portugal Bocorkan Spesifikasi Hardware Untuk HTC Desire C

Vodafone Portugal Bocorkan Spesifikasi Hardware Untuk HTC Desire CRumor untuk HTC Desire C sebenarnya memang bukan sesuatu yang baru lagi, mengingat bocoran foto untuk perangkat tersebut telah beredar pada minggu lalu. Namun bocoran kali ini bisa dibilang lebih ‘formal’ dari sebelumnya, karena melibatkan press shot resmi yang menyertakan spesifikasi hardware untuk perangkat tersebut. 

Yang merilisnya juga merupakan sebuah perusahaan resmi rekanan HTC, yaitu Vodafone Portugal, yang entah secara sengaja atau tidak, memutuskan untuk menyertakan bocoran press shot tersebut ke dalam katalog terbaru bulan Mei 2012 mereka, bahkan sebelum HTC membuat pengumuman resmi untuk perangkat tersebut 


Seperti yang bisa Anda lihat pada, katalog tersebut menyebutkan adanya sebuah panel display 3,5 inci dengan resolusi 320x480, prosesor 600MHz, konektivitas 3,5G (kemungkinan HSDPA), internal memory dengan kapasitas sebesar 4GB, serta sebuah kamera 5MP. Sekalipun menggunakan spesifikasi hardware yang rendah, namun OS untuk perangkat ini adalah Android 4.0 Ice Cream Sandwich (kemungkinan dengan penyesuaian fitur yang minimalis).

Desice C akan dilengkapi dengan sebuah baterai 1230 mAh dan dijual sekitar $250. Kita tunggu pengumuman resmi untuk perangkat Android terbaru dari HTC ini, hanya di Gopego! 

Source via gopego.com

Tuesday, May 15, 2012

HARGA PROMO Joe's Gadget Store

Harga Promo terbaru
Joe's Gadget Store
silahkan klik logo di bawah ini:



Terima Kasih, 
Joe's Gadget Store
call / sms / whatsapp: 081311361919
Yahoo ID: seal_team_s1x / joegadgetstore

Monday, May 14, 2012

Wozniak: Windows Phone Lebih Cantik dan Intuitif Dibanding Android dan iPhone

Wozniak: Windows Phone Lebih Cantik dan Intuitif Dibanding Android dan iPhoneSalah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, memang terkenal dengan pemikiran dan tindakannya yang seringkali bertentangan dengan Apple dan justru menguntungkan pihak lawan. Sempat turut mencoba Galaxy Nexus di markas Google, kini Wozniak memuji kehebatan Windows Phone milik Microsoft.

Seperti dilaporkan oleh The Verge, dalam sebuah wawancara dengan Gina Smith (co-author biografi Wozniak) dan Dan Patterson, Wozniak secara terang-terangan memuji interface Windows Phone, dengan menggunakan kata ‘cantik dan sangat intuitif.’

“Saya sangat terkejut. Setiap screen yang disajikan terlihat lebih cantik dibanding aplikasi yang sama yang dijalankan di Android dan iPhone.”

Wozniak sangat terpesona oleh Windows Phone, tidak diragukan. Dia menggambarkan pengalamannya menggunakan Windows Phone seperti ‘bersama seorang teman, bukan sebuah alat’. Bagi Wozniak, mengoperasikan Android terasa rumit dan tidak bisa dibandingkan dengan Windows Phone yang lebih ia sukai.

Bahkan Wozniak menyebut iOS ‘lebih kaku’ dalam interaksi dibanding Nokia Lumia yang menjalankan Windows Phone OS. Namun Wozniak tidak menyebut secara pasti Lumia WP apa yang telah ia gunakan. Tapi situs The Verge meyakini dia memakai Nokia Lumia 900 yang telah rilis di Amerika.

Meski turut mendirikan Apple tapi Wozniak tidak hanya memakai iPhone. Menurut Wozniak, dia secara berkala berganti 10 ponsel. Saat diwawancara Woz membawa empat smartphone diantarnya Motorola Droid RAZR dan dua iPhone 4S.
Source: Gopego.com

Sunday, May 13, 2012

Gunakan Bluetooth Headset Sebagai Camera Remote di HTC One X

Seperti Anda tahu Android smartphone terbaru HTC One X memiliki kualitas kamera yang layak diacungi jempol. Sebuah tes sederhana bahkan telah membuktikan kamera HTC One X memiliki kualitas lebih baik dibanding kamera di Xperia S dan Galaxy Nexus. Masih terkait kamera di HTC One X, sebuah temuan unik dikuak oleh situs berbasa China, ePrice. Dengan memanfaatkan sebuah Bluetooth headset, Anda bisa mengontrol kamera HTC One X dari jarak jauh.

Video di bawah ini menunjukkan sejumlah model Bluetooth headsets yang bisa dipakai sebagai remote shutter untuk kamera HTC One X. Dengan cara itu Anda bisa melakukan pemotretan handsfree. 


Perlu dicatat bahwa setiap Bluetooth headset memiliki cara berbeda supaya bisa difungsikan sebagai remote camera shutter. Beberapa jenis Bluetooth headsets cukup Anda pencet dua kali pada tombol volume, sementara jenis lain perlu hingga tiga kali pencet di tombol volume untuk menjadikannya camera shutter.

Jika Anda memiliki sebuah Bluetooth headset dan HTC One X, tak ada salahnya Anda mencoba apakah Bluetooth headset Anda bisa berfungsi sebagai remote camera shutter ;)

Source: Gopego.com

Thursday, May 10, 2012

Review Produk: Kupas Tuntas Kehandalan HTC One X

HTC One X
HTC One X, mengedepankan kemampuan kamera tiada banding, serta dapur pacu yang diklaim paling kencang di kelasnya. Fitur multimedia di ponsel ini juga terbilang menarik dengan adanya setelan suara ala Dr Dre dengan Beats Audio.

Ya, HTC memang bisa saja mengklaim demikian. Nah untuk membuktikan hal itu di meja redaksi detikINET sudah ada satu unit HTC One X berwarna putih yang siap 'disiksa'.


Desain Menggoda
Masalah desain memang mutlak tergantung selera, namun menurut detikINET HTC One X ini adalah salah satu ponsel dengan tampilan yang cukup memikat. Perpaduan warnanya terlihat pas, dengan tata letak tombol dan ukuran yang terasa proposional.

Layarnya besar dengan ukuran 4,7 inchi tak membuatnya sulit digenggam, ditambah lagi dengan bobot yang teramat ringan. Bodi HTC One X dibuat agak melengkung, dengan tombol volume di sebelah kanan dan port micro USB di bagian kiri.


Di bagian atas terdapat speaker yang tahan air, kamera 1,3 MP, tombol power, serta lubang jack 3,5mm untuk mendengarkan audio melalui headset. Lalu di belakangnya terdapat lensa kamera 8 MP yang menjorok ke luar, satu unit lampu LED untuk mengambil foto saat gelap, speaker eksternal, dan slot untuk kartu micro SIM.

Secara material memang tak ada yang istimewa dari HTC One X. Seluruh bodinya terbuat dari plastik, namun tetap terkesan premium dan kokoh lantaran memakai form factor unibody. 

Soal cita rasanya saat dipakai, walau besar tapi HTC One X masih bisa dioperasikan dengan mudah. Bagian layar yang nyaris tanpa tepi membuat ponsel ini cukup nyaman digenggam dalam satu kepalan. Tapi tetap saja butuh sedikit adaptasi sebelum pengguna bisa mengetik lancar hanya dengan satu tangan.


HTC One X menyediakan 3 touch panel untuk bernavigasi. Dari paling kiri terdapat tombol Back, lalu Home, kemudian sebuah tombol untuk memunculkan daftar aplikasi yang baru dibuka. Sangat berbeda dengan ponsel Android HTC sebelumnya yang selalu hadir dengan 4 tombol dengan fungsi yang berbeda.


Ekspansi Beats Audio
Seperti ponsel papan atas HTC sebelumnya, pada One X juga dibenamkan setelan suara ala Dr Dre, namun kali ini fungsi Beats Audio sedikit diperluas.

Ada beberapa perbedaan dibandingkan sebelumnya. Misal, sekarang efek suara Beats bisa digunakan pada semua earphone, tidak ekslusif hanya untuk produk keluaran Dr Dre. 

Kemudian efek suara ini juga bisa didapat saat pengguna mencolokannya ke speaker eksternal, lalu fitur ini juga bisa aktif ketika Anda sedang menyaksikan film.

HTC sendiri sempat mengklaim bahwa efek suara Beats yang ditanamkan pada smartphonenya merupakan perpaduan chipset dengan software. Namun klaim tersebut kini terpatahkan, saat efek tersebut bisa dimasukkan ke dalam ponsel lain. 


Beats di ponsel HTC tak lebih dari sebuah equalizer yang dicocokan dengan karakter suara earphone Dr Dre. Jadi, fitur tersebut memang hanya akan maksimal saat digunakan bersamaan.

Lalu bagaimana jika dipasangkan dengan earphone lain atau speaker eksternal? Karakter dari equalizer Beats adalah cenderung keras dengan dominasi bass. Jadi buat yang suka dengar lagu jedag jedug efek ini pasti sangat disukai, lain halnya buat mereka yang lebih suka suara detail dan renyah.

Sayangnya, Beats dan aplikasi pemutar musik bawaan HTC One X tidak mendukung format musik Free Lossless Audio Codec (FLAC). Padahal format ini lebih banyak digunakan penikmat audio yang mementingkan kualitas suara.


Kemampuan Kamera yang Memukau

Kamera adalah satu satu fitur yang digandang-gandangkan HTC di One X. Bahkan diklaim ponsel ini adalah smartphone dengan kamera terbaik mengungguli iPhone 4s, baik dari segi kualitas maupun kemampuan menangkap gambar.

Dari data teknisnya sudah bisa dilihat bahwa lensa yang digunakan sebesar 8 MP dengan kemampuan menangkap gambar di resolusi 3264 x 2448 pixel. Fitur tambahannya antara lain, touch focus, face and smile detection, lalu mengambil gambar secara simultan tanpa henti. Inilah yang jarang ditemui di ponsel lain.

Di HTC One X pengguna bisa menjepret tanpa henti hanya dengan menahan tombol pengambil gambar, kemudian pengguna bisa memilih mana hasil foto terbaik yang ingin disimpan. Asyik bukan? Jadi teringat modus burts yang biasanya ada di kamera digital kelas atas.

Ketika dijajal detikINET, kameranya memang cukup mengesankan. Terutama bukaan lensanya yang dimulai dengan f2.0. Fitur ini akan sangat terasa saat pengguna ingin menjepret di kondisi kurang cahaya. 

Karena mampu menyerap sinar lebih banyak dari ponsel di kelasnya, maka gambar yang dihasilkan pun tampil lebih baik. Bahkan sangat baik untuk sebuah kamera ponsel, dengan rata-rata ukuran per foto sebesar 2 MB dalam format JPEG.

Di luar kualitas, fitur lain yang diusungnya pun tak kalah memikat. Misalnya, kemampuan merekam video HD 1920 X 1080 pixel dan mengambil gambar 3264 x 2448 pixel disaat yang bersamaan. Wow, seakan tak percaya namun fitur ini memang nyata.

Asyiknya lagi, kamera HTC One X bisa fokus seketika saat aplikasi kamera dibuka. Tapi kendala muncul saat ingin mengambil foto jarak dekat, alias macro. Pada settingan otomatis kamera sulit sekali fokus, jadi harus dipindah ke modus close-up agar bisa lebih maksimal.

Bicara mengenai modus pengambilan gambar, di HTC One X ada beberapa tipe yang bisa digunakan, Panorama, HDR, Portrait, Landscape, Close up, Low Light, serta modus lainnya. Proses pengambilan gambar di semua modus itu pun sangat cepat tanpa ada gejala lag sama sekali.

Berikut adalah beberapa hasil foto HTC One X

Hasil Foto Outdoor
Hasil foto Indoor

Layar Super Bening

HTC One X punya layar sentuh Super IPS LCD2 berukuran 4,7 inchi yang tampil sangat mempesona. Dengan resolusi 1280 X 720 serta kepadatan pixel yang mencapai 312 ppi, maka gambar yang dihasilkan pun luar biasa indah.

Sangat detail ditambah dengan warna yang terlihat begitu alami. Asyiknya lagi, layar tersebut punya sudut pandang yang cukup lebar. Jadi walau dilihat dari samping kiri atau kanan, kualitas gambarnya tidak akan turun. Bahkan di beberapa sudut terlihat seperti memandang lukisan yang ditempel pada ponsel.


Saat digunakan di luar ruangan dengan kondisi terkena sinar matahari langsung, layar HTC One X juga berhasil menunjukan tajinya. Walau sangat terik, tapi pengguna masih bisa membaca sms, browsing, atau email tanpa merasa terganggu dari silaunya sang surya.

Secara keseluruhan, layar Super IPS LCD2 yang dipakai HTC One X memang sangat memukau. Hingga kini kualitas yang ditawarkan masih sulit ditandingi oleh ponsel sekelasnya. 


Sangarnya Quad Core Nvidia Tegra 3

Untuk dapur pacu, HTC One X diperkuat 4 inti prosesor dan 1 inti tambahan yang dikemas dalam chip Nvidia Tegra 3. Ya, bisa dikatakan ini adalah salah satu chip terkencang yang ada dipasaran saat ini.

Masing-masing clock-nya bisa dipacu sampai 1,5 Ghz, ditopang dengan GPU racikan Nvidia yang sudah tersohor kehebatannya. Untuk menghemat daya produk ini dilengkapi dengan prosesor cadangan yang berkutat di kecepatan 51 Mhz.

Soal performa sudah tidak diragukan lagi. Untuk memaksimalkan kemampuannya, sudah disediakan game khusus yang bisa diunduh di TegraZone Games, salah satunya game Dark Meadow Tapi jika ingin tahu seberapa kencangnya saat diuji dengan aplikasi benchmark, detikINET sudah merasakannya.

Screenshot gameplay Dark Meadow di HTC One X
Pada di aplikasi Quadrant Standar skor HTC One X tembus 4.321 point, dan di AnTuTu Benchmark meraih sekitar 10.724. Bisa dikatakan bahwa ini adalah smartphone terkencang yang pernah diuji detikINET. Jadi, jika Anda ingin memutar film HD atau memainkan game kelas berat sudah pasti ponsel ini sanggup melahapnya dengan mudah.

Hasil benchmark HTC One X

Namun spesifikasi sangar sudah pasti akan membutuhkan catu daya yang cukup besar, hal ini pun berlaku di HTC One X. 

Baterai Li-Po 1800 mAh yang diusungnya cuma sanggup 'menafkahi' si buas Nvidia Tegra 3 selama 4 jam saat memainkan game secara nonstop. Tapi saat digunakan untuk pemakaian normal seperti browsing, email, sosial media, baterainya masih sanggup bertahan hingga 7 jam. Tapi tetap saja, hal ini tergantung dari cara pemakaian pengguna.


Kesimpulannya, HTC One X memang menawarkan sesuatu yang baru bagi pengguna Android, khususnya mereka yang haus akan fitur dan performa dahsyat. Tapi untuk menebus ponsel ini, calon pembeli harus merogoh kocek cukup dalam, itu pun belum termasuk earphone Beast.

Layar besar nan cemerlang, performa sangar dan musik menggelegar seakan menjadi nilai lebih HTC One X yang masih sulit ditandingi para pesaingnya. Tapi dengan harga Rp 6,6 juta apakah ponsel ini layak dibeli? Itu semua kembali ke tangan Anda sebagai calon pengguna.

Kelebihan:
+ Kualitas kamera oke
+ Layar cemerlang
+ Performa dahsyat
+ Ringan dan nyaman digunakan

Kekurangan:
- Harga cukup tinggi
- Baterai lumayan boros 

Spesifikasi HTC One X

Dimensi: 134,4 x 69,9 x 8,9 mm
Berat: 130 gram
Layar: Super IPS LCD2 capacitive touchscreen, 16M warna, 720 x 1280 pixel, 4.7 inchi dilapisi Corning Gorilla Glass
Sistem operasi: Android 4.0
Chipset: Nvidia Tegra 3, Quad Core 1,5 GHz
GPU: ULP GeForce
Memori: RAM 1 GB, ROM 32 GB (26 GB yang bisa dipakai)
Kamera utama: 8 MP, touchfocus, LED Flash.
Kamera kedua: 1,3 MP
Baterai: Li-Po 1800 mAh
Kisaran harga: Rp 6,5 juta

Source: detikinet.com