Selamat Datang di Joe's Gadget Store, seiring dengan perkembangan teknologi yang berawal dari hobby dan passion akan dunia gadget dan teknologi maka kami mencoba menyajikan produk gadget dan aksesoris yang berkualitas dengan harga terbaik untuk anda. Kami telah berkembang menjadi Authorized Dealer Online Store untuk produk-produk gadget original dan bergaransi resmi SiStech, Trikomsel dan Selular Shop Indonesia. Semoga kami bisa memenuhi kebutuhan dan menjadi one stop solution gadget anda. Silahkan melihat produk-produk yang tersedia dengan memilih tab berdasarkan brand produk yang ada. Terima Kasih atas kunjungan anda

Friday, June 29, 2012

Review Produk: HTC One S yang Mempesona

HTC akhirnya merilis salah satu jagoan mereka di Indonesia, One S. Berbekal prosesor dua inti yang bertenaga, serta desain yang aduhai, smartphone ini diklaim akan bertaji di Tanah Air. Apa saja kelebihannya?

6 Fitur 'Manis' di Android Jelly Bean

Google secara resmi telah memamerkan Jelly Bean sebagai generasi terbaru dari Android. Sistem operasi ini pun disebut-sebut punya sejumlah fitur yang telah disempurnakan dari generasi sebelumnya.

Melalui gelaran Google I/O yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat, tabir Android Jelly Bean yang belakangan mulai hangat diperbincangkan akhirnya tersingkap.

Seperti dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (28/6/2012), ada beberapa perubahan besar atau pun perubahan kecil yang membuat Jelly Bean terlihat lebih 'manis' dibanding Ice Cream Sanwich (ICS).


Bebas Lag dengan Project Butter



Android ICS sudah cukup mempesona dengan tingkat responsifitas yang lebih baik, namun Jelly Bean menawarkan kenyamanan yang lebih berkat Project Butter.

Microsoft Klarifikasi MicroSD Card Support di Windows Phone 8

Microsoft Klarifikasi MicroSD Card Support di Windows Phone 8

Jika Anda rutin mengikuti perkembangan dari Windows Phone 8, maka Anda mungkin sudah mengetahui bahwa platform mobile OS terbaru dari Microsoft tersebut akhirnya memberikan dukungan microSD card untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan.

Google Now: Pesaing Siri di Android Jelly Bean

California, AS - Google akhirnya memperkenalkan penantang Siri yang ada di iPhone 4S dalam ajang developer Google I/0. Aplikasi asisten digital yang diberi nama Google Now itu akan dibenamkan di Android 4.1 atau Jelly Bean.

Director of Product Development Google Hugo Barra, menjelaskan Google Now mampu memberikan rekomendasi restoran atau memberikan alternatif jalan bila terjebak masalah di jalan yang dilalui.

Monday, June 25, 2012

HTC Ikut Kembangkan Fitur Voice Assistant ala Siri?

Samsung sudah merilis S Voice dan LG juga sudah merilis Quick Voice. Keduanya merupakan aplikasi voice assistant jagoan dari masing-masing vendor untuk menyaingi Siri dari Apple. Kini sepertinya telah tiba giliran bagi HTC untuk maju ke depan dan meramaikan persaingan.

Hari Jumat lalu HTC memposting sebuah foto teaser di akun resmi Facebook mereka yang mengindikasikan bahwa mereka akan merilis aplikasi serupa dengan 3 vendor smartphone terkemuka tersebut.


HTC Bukan Produsen Ponsel Murahan


Jika Anda berharap HTC akan mengeluarkan smartphone murah demi mengejar penjualan yang besar, sepertinya hal itu tidak akan pernah terjadi. Seperti diungkap oleh CEO HTC, Peter Chou, perusahaan yang ia pimpin berkomitmen untuk terus memberikan produk-produk berkualitas pada konsumen.

Friday, June 22, 2012

Kenapa HTC Tidak Merilis Tablet Terbaru Hingga Saat Ini? Ini Alasannya!

Disela-sela perbincangan dengan Samudro Seto, Head of Product Marketing HTC Indonesia kemarin siang di Markas Besar HTC di Jakarta, Sempat menanyakan mengenai tablet terbaru yang akan dirilis oleh HTC.

Bocoran Roadmap Produk Windows Phone 8 Dari HTC

Melihat fakta bahwa Nokia telah menjadi anak emas Microsoft dan Samsung lebih memprioritaskan platform Android, hal ini membuat status HTC menjadi produsen Windows Phone terpenting ke-2 bagi Microsoft.

HTC pun telah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung platform Windows Phone, dan wujud dari komitmen tersebut adalah 3 buah perangkat Windows Phone 8 yang sedang dalam proses pengembangan: HTC Rio, HTC Zenith dan HTC Accord. Ketiganya disiapkan HTC untuk membidik masing-masing segmen di pasar serta memberikan variasi produk dan harga untuk lini produk Windows Phone 8.

Tuesday, June 19, 2012

HTC Segera Akuisisi S3 Graphics


HTC, perusahaan asal Taiwan yang banyak dikenal melalui produk smartphonenya, dikabarkan akan segera menyelesaikan proses pengambil-alihan salah satu perusahaan penghasil chip pengolah graphics. Perusahaan tersebut adalah S3 Graphics!


Salah satu hal yang menjadi pendorong HTC untuk mengambil-alih S3 Graphics ternyata tidak terlepas dari banyaknya paten teknologi seputar pengolahan grafis yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Tidak kurang dari 270 paten teknologi telah didaftarkan atas nama perusahaan tersebut. Beberapa dari paten-paten tersebut bahkan telah dilisensikan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Sony dan Microsoft untuk digunakan di produk-produk mereka.


Sunday, June 17, 2012

Jadwal Upgrade HTC Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Bagi yang masih menunggu dan belum merasakan Android 4.0 Ice Cream Sandwich bisa melihat info berikut untuk jadwal distribusi update ICS untuk device HTC yang akan mendapatkan upgrade:


Android 4.0 Update Frequently Asked Questions

What is the overall timeline of Android 4.0 updates?

The majority of devices will receive upgrades in June and July 2012 and we expect to finish upgrades in August 2012 for all announced devices.

When will my device get the Android 4.0 upgrade?

The target timeline for announced devices is below. Because of partner and network testing, and approval processes for device updates, it can take up to 45 days for all carriers and countries to get the update after a rollout has begun.

Device

Schedule

DROID Incredible 2 by HTCTo be determined (by the end of August)
HTC Amaze 4GMay-June
HTC Desire SJune-July
HTC Desire HDJuly-August
HTC EVO 3DJune-July
HTC EVO 4G+May-June
HTC EVO Design 4GJune-July
HTC Incredible SJune-July
HTC SensationMarch-June
HTC Sensation 4GMarch-June
HTC Sensation XEMarch-June
HTC Sensation XLApril-Jun
HTC RezoundJune-July
HTC RhymeJune-July
HTC ThunderboltJuly-August
HTC Velocity 4GMarch-June
HTC VividMarch-June
Please note these dates are targets and may shift due to testing and approvals.

My phone hasn't gotten the Android 4.0 update, while other with the same device have. Why?

Due to localization, testing, and partner approvals, updates do not roll out to all devices at the same time. For devices on a wide variety of carriers and in many countries, rollouts can take up to 45 days from the initial update to reach everyone.
If your phone has not received the update after the 45-day period, navigate to Settings>About>Software Updates to have your device manually check for updates. If your device still does not show an update, please contact customer support

What devices will not get Android 4.0?

We work hard to ensure each of our products has the optimal user experience and therefore some products will remain at their current version of Android. In general, devices with 512MB ROM or less will not be upgraded to Android 4.0. These devices include the HTC ChaCha, HTC Salsa, HTC Wildfire S, HTC Explorer, and others.
HTC tablets, including the HTC Flyer, HTC EVO View 4G, and HTC Jetstream, will remain on their current Android version (Honeycomb).
Upgrades are not the same thing as ongoing support. Devices not being upgraded to Android 4.0 will still get software improvements, security fixes, and technical support as needed.

Why does it take so long to release an update?

Our goal is to make sure that an upgrade provides an equal or improved customer experience and that means a high standard of quality for hardware compatibility, adapting device or carrier specific customizations, testing by HTC and partners, addressing device hardware constraints, and many other factors.

What version of HTC Sense will come with the Android 4.0 update?

The upgrade to Android 4.0 will include Sense 3.6.

Why does the Android 4.0 update not include Sense 4?

Some aspects of Sense 4 require dedicated hardware, which is not available on all devices
Source: htc.com

Friday, June 15, 2012

HARGA PROMO JGS


Harga Promo terbaru
Joe's Gadget Store
silahkan klik logo di bawah ini:



Terima Kasih, 
Joe's Gadget Store
call / sms / whatsapp: 081311361919
Yahoo ID: seal_team_s1x / joegadgetstore

Head to Head: Pilih Mana, HTC One X atau Galaxy S III?


Penggila gadget Tanah Air yang ingin meminang ponsel Android kelas atas mungkin sempat bertanya-tanya, lebih baik mana antara HTC One X atau Galaxy S III. Keduanya pun punya masing-masing keunggulan yang sulit ditandingi.

Baik One X atau Galaxy S III merupakan produk terbaik dari 2 vendor produsen Android ternama. Tak heran jika keduanya sama-sama memiliki pengguna setia.

HTC One X hadir di pada Mei 2012 lalu, lebih cepat dari Galaxy S III yang baru mulai dijual pekan lalu. Hal ini tentunya memiliki keuntungan tersendiri bagi HTC sebagai vendor yang pertama meluncurkan ponsel quad core di Indonesia.

Tapi apakah itu berarti HTC One X akan lebih laris dibanding Galaxy S III? Bukan jaminan memang, karena banyak sekali variabel yang mempengaruhi laris tidaknya suatu produk.

Nah, sebagai rujukan, detikINET akan sedikit membandingkan beberapa fitur unggulan yang ada di One X dan Galaxy S III. Apa saja?


Bodi Sama Ramping


Soal desain, memang mutlak masalah selera dan hasilnya bisa berbeda-beda. Namun tak dipungkiri kedua ponsel papan atas sudah mampu memikat di pandangan pertama.

Galaxy S III dan One X sama-sama mengusung bahan plastik polycarbote yang kokoh. Bedanya, ponsel besutan HTC dibuat dalam kemasan unibody, sehingga terlihat lebih kokoh dan solid. 


Sedangkan Galaxy S III, bahan yang digunakan memang sama, tapi tutup bagian belakang terasa sangat tipis. Kira-kira hanya setebal 2 lembar kertas HVS, sehingga terkesan ringkih ketika dilepas. Tapi saat digenggam kedua ponsel tersebut terasa mantab di tangan.


Kebetulan yang dimiliki detikINET keduanya berwarna putih. Tapi Samsung memilih putih mengkilap yang mudah berbekas di tangan dan licin, sedangkan HTC memakai putih gading yang cukup nempel di tangan.

Soal bobot dan dimensi kedua juga tak terpaut jauh. One X menggunakan layar 4,7 inch, sedangkan Galaxy S III sedikit lebih besar dengan 4,8 inch. Otomatis, ponsel besutan HTC ini sedikit lebih ringan dibanding punya Samsung. Tapi cuma 3 gram jadi tak terlalu terasa.

Layar Sama Bening, Tapi..



Galaxy S III mengusung layar super AMOLED yang memang memiliki tingkat paling 'berani' dibanding jenis layar lainnya. Tapi layar Super IPS LCD 2 yang diusung One X juga tak kalah hebat.

Pengalaman detikINET ketika memakai kedua produk itu adalah, Galaxy S III memang punya kedalaman warna yang lebih baik. Bahkan tampilan video dan gambar pun terlihat lebih berwarna di ponsel ini.

Sedangkan HTC One X unggul di beberapa jenis penggunaan, misalnya saat kedua ponsel dipakai di bawah teriknya sinar matahari Jakarta. Meski keduanya masih jelas terbaca, namun One X lebih unggul dengan tingkat keterangan yang memadai. Sebagai catatan, keduanya sudah diset pada tingkat cahaya maksimal.

Berikut adalah tampilan saat keduanya berada di bawah teriknya sinar matahari.



Pun begitu soal view angle, alias sudut pandang. Layar One X punya sudut yang lebih luas. Jadi layar masih enak dilihat hingga sudut kemiringan tertentu tanpa banyak mengurangi kualitas.




Duel Kamera 8 MP

Kebetulan keduanya memiliki kamera yang sama besar, sama-sama 8 MP, sehingga cukup adil jika ditandingkan.

Hasil jepretan Galaxy S III di luar ruangan memang sangat baik. Warnanya tajam, dengan kombinasi pencahayan yang layak diacungkan jempol. Tapi saat di dalam ruangan One X sudah sepantasnya unggul karena memiliki bukaan lensa F2.0, sehingga bisa menyerap cahaya lebih banyak.

Kedua kamera juga bisa langsung fokus dengan cepat, dan sama-sama sudah mendukung touch focus. Dan ketika ditekan 'tombol shutter', setiap gambar yang ditangkap pun disimpan secepat kilat. 

Well, selain dipersenjatai kamera yang sangat baik kualitasnya, keduanya juga sudah dilengkapi segudang fitur ciamik. Mulai dari modus burst, panorama, HDR, macro dan lain-lainnya.

Tapi harus diakui bahwa modus burst One X lebih enak dipakai daripada Galaxy S III. Untuk menggunakannya pengguna hanya menekan tombol shutter selama yang diinginkan, tapi kalau di Galaxy S III prosesnya sedikit ribet.

Pengguna harus terlebih dahulu mengaktifkan modus burst pada aplikasi yang dipakai, kemudian kamera baru bisa dipakai untuk menjepret secara cepat. Tapi itu pun hanya dibatasi hingga 20 frame.

Tapi kalau soal macro, alias ambil foto jarak dekat, One X harus bertekuk lutut dihadapan Galaxy S III.

Ponsel besutan Samsung itu mampu menangkap gambar hingga jarak yang amat dekat, detailnya pun cukup baik untuk ukuran ponsel. Berbeda dengan One X yang sangat sulit fokus ketika membidik objek jarak dekat. Dan ketika dijepret hasilnya pun tak karuan. 

Berikut adalah beberapa foto yang diambil melalui Galaxy S III dan One X:

Otomatis Outdoor SGS III 

Otomatis Outdoor One X 

Macro SGS III 

Macro One X 

HDR SGS III

HDR One X

Prosesor 4 'Otak' yang Bertenaga


Memang, keduanya dipersenjatai oleh prosesor 4 inti yang sangat bertenaga. Tapi HTC memilih Nvidia Tegra 3, dan Samsung menggunakan chip buatannya Exynos 4212 Quad. Bagaimana performanya jika dibandingkan?

Secara keseluruhan tenaga yang dihasilkan Exynos 4212 Quad setingkat di atas Tegra 3 yang lebih cepat 100 MHz. Hasil ini memang tidak mutlak dan tergantung dari masing-masing aplikasi penujian. 

Di aplikasi benchmark Quadrant misalnya, Galaxy S III berhasil mengungguli One X dengan skor yang terpaut jauh. Sedangkan di AnTuTu dan NenaMark 2 hasilnya juga mirip, Galaxy S III terbukti unggul.

Meski begitu Nvidia Tegra 3 tetap menawarkan sejumlah keunggulan, upamanya prosesor 'cadangan' yang membuatnya lebih hemat daya. Belum lagi dukungan puluhan game yang bisa diunduh di Tegra Zone. 

Hasil Quadrant 



Banyak-banyakan Fitur

Banyak sekali fitur yang ditanamkan di kedua ponsel mahal tersebut, dan masing-masing punya fitur ekslusif yang tidak ada dipesaingnya. Sebut saja S-Voice yang menjadi nilai jual Galaxy S III.

Fitur ini bekerja mirip dengan Siri di iPhone 4S namun dengan sedikit perbedaan. Dengan S Voice pengguna bisa membuka aplikasi, membuat jadwal meeting, melihat prakiraan cuaca dan sebagainya. Tinggal perintah. 


Selain itu Galaxy S III juga punya banyak sekali fitur, ada Smart Stay yang membuat ponsel tetap terjaga ketika dipandang. Lalu Pop-up Play Pop yang bisa dipakai untuk menampilkan video secara tumpang tindih dengan aplikasi yang sedang dipakai. 

Sementara itu HTC punya Beats Audio yang menggelar. Di sini fungsi Beats bisa diaktifkan pada semua jenis headset, dan dengan mengatifkan fitur ini maka suara lagu yang didengar akan terasa semakin 'nendang'.


Jadi, Lebih Baik Mana?

Mana yang lebih baik memang sulit ditentukan. Galaxy S III yang punya banyak fitur dan tenaga luar biasa serta dibanderol sekitar Rp 7 juta. Sementara HTC One X yang tak kalah canggih dijual paling mahal Rp 6,6 juta.

Keduanya juga punya keunikan tersendiri, sehingga pilihannya tetap jatuh berdasarkan masing-masing kebutuhan para calon pengguna. Ingin yang punya tenaga besar, fitur melimpah, mungkin bisa melirik Samsung Galaxy S III.

Sedangkan Anda yang mementingkan kamera, keindahan layar yang mengagumkan, serta suara menggelegar bisa mencicipi HTC One X dengan harga sedikit lebih murah. Jadi, sudah bisa tentukan memilih yang mana?

Source: Detikinet.com

Thursday, June 14, 2012

HTC Sensation XE Mendapatkan Penghargaan "The Best Performance Phone" di ICA 2012

HTC Sensation XE
HTC Indonesia, pemimpin dalam inovasi dan desain ponsel, mendapatkan penghargaan “The Best Performance Phone” Indonesia Cellular Award (ICA) 2012, untuk ponsel HTC Sensation XE – yang merupakan ponsel pertama dalam jajaran smartphone HTC dengan fitur teknologi Beats Audio™. Penyerahan penghargaan dilakukan pada 10 Juni 2012 dalam rangkaian acara Indonesia Cellular Show 2012 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

“Prestasi HTC Indonesia ini menjadi wujud pengakuan publik terhadap inovasi dan teknologi kami dalam menghadirkan smartphone yang berkualitas bagi konsumen,” kata Djunadi Satrio, Direktur Marketing HTC Indonesia. “HTC Sensation XE hadir dengan teknologi Beats Audio™, menawarkan pengalaman multimedia luar biasa ketika pengguna mendengarkan music, memutar video dan bermain game atau menggunakan aplikasi chat dan melakukan browsing.”

ICA merupakan penghargaan seluler yang paling independen di Indonesia, tidak disponsori oleh vendor manapun. Penghargaan tersebut ditargetkan bagi ponsel-ponsel terbaik dan operator-operator terbaik selama bulan Juni 2011 sampai dengan Mei 2012, juga kepada insan yang berkarya sekaligus berprestasi bagi industri seluler di Indonesia. Terdapat 15 kategori penghargaan, yaitu: 7 penghargaan untuk kategori handset, 7 penghargaan untuk kategori operator, dan 1 penghargaan untuk individu.

Sebagai ponsel yang terpilih sebagai The Best Performance Phone, HTC Sensation XE dinilai berdasarkan pada beberapa aspek, yaitu: fitur, internet, kamera, musik, memori storage, baterai, style, warna, dimensi dan kemudahan penggunaan. Selain penghargaan tersebut, dalam ajang Indonesia Cellular Show 2012, HTC juga mendapatkan penghargaan “The Best Stand For Non Operator” dari Dyandra Promosindo selaku penyelenggara ICS 2012. 

“Kami berharap penghargaan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berinovasi, memberikan produk dan layanan terbaik serta menjadi pilihan pelanggan untuk segala kebutuhan komunikasi dan informasi,” tambah Djunadi Satrio, Direktur Marketing HTC Indonesia.

Source: jeruknipis.com

Ice Cream Sandwich Menangkan Gelar Platform Terbaik

Mobile OS buatan Google ini telah mengalami banyak perubahan selama perkembangannya sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 dahulu. Pada awal perkembangannya, platform ini masih sangat sederhana dan user experience yang dihadirkan masuk dalam kategori membosankan. Hal tersebut akhirnya memicu para vendor untuk meng-custom perangkat Android produksi mereka dengan skin-skin yang menarik dalam usahanya untuk meningkatkan kualitas user experience pada tiap handset Android.

Seiring dengan pertumbuhan platform ini, kualitas user experience yang bisa dihadirkan pun semakin berkembang dan tiap update software versi terbaru senantiasa mampu menghadirkan perubahan desain yang disambut dengan baik. Baru pada perilisan update Android 4.0 Ice Cream Sandwich, mobile OS buatan Google ini mulai diperhitungkan sebagai sebuah platform dengan user experience yang benar-benar terpadu plus dibumbui dengan user interface yang sangat menarik.

Apa yang telah dihadirkan dalam Android 4.0 ICS tersebut tampaknya telah cukup memenuhi berbagai kriteria penilaian terbaik dari tim Parsons School of Designs, dan ICS resmi menyabet gelar Gold Prize untuk kategori best platform experience pada ajang 2012 User Experience Awards.

Akankah tim Android dari Google akan mampu mempertahankan gelar tersebut pada tahun depan seiring dengan kedatangan iOS 6 yang baru saja diumumkan kemarin?

Source: Gopego.com

Benarkah Android Belum Siap Untuk Teknologi Quad-core?

Intel tampaknya akan memihak Nokia dan Microsoft mengenai kemampuan Android untuk menyerap teknologidual-core pada ponselnya. Mereka mengklaim bahwa core tunggal cukup melakukan pekerjaan dengan baik untuk teknologi aplikasi saat ini.

Sebelumnya CEO Nokia Stephen Elop telah memberikan pandangannya sangat jelas, "Yang disebut dual-core, quad-core ponsel hanya bisa membuang-buang baterai saja, tapi tidak berguna bagi konsumen sepanjang waktu."

Dan sekarang Intel juga ikut angkat bicara kepada pers di sebuah acara di London, dengan Mike Bell, Wakil Presiden Intel Architecture Group yang mengatakan: "Ketika kami pindah ke beberapa core dari waktu ke waktu, kami benar-benar menempatkan banyak investasi ke dalam perangkat lunak untuk memperbaiki scheduler dan threading, jadi jika kita memiliki produk multiple core [di masa depan] itu pastinya akan mengambil keuntungan dari teknologi tersebut.

"Sementara ini kita masih mendapatkan kinerja cukup dari single core dan kita sebenarnya tidak perlu mengaktifkan inti kedua." Kekuatan dalam jumlah diatas kertas mungkin akan membuat orang senang, namun kinerja dari chip pertama mobile yang ditemukan di Orange San Diego itu menurut Intel tampaknya menunjukkan dampak buruk bagi handset.

Bell mengatakan: "Kami juga melakukan berbagai tes dengan beberapa kasus penggunaan, dan ternyata memiliki inti kedua sebenarnya akan menyusahkan." Jadi menurut Intel ponsel tidak perlu memiliki prosesordual-core dan quad-core yang menghiasi handset begitu banyak hari ini, tapi orang-orang seperti Samsung dan HTC mungkin akan mengatakan sesuatu yang berbeda tentang hal itu.

Source: jeruknipis.com

Friday, June 8, 2012

Microsoft: 'Tidak Ada Windows RT Bagi HTC'

Minat untuk produk smartphone Android dari HTC semakin menurun, hal ini jelas membuat produsen smartphone asal Taiwan tersebut untuk semakin agresif dalam usahanya untuk mendapatkan peningkatan penghasilan dari produk Windows Phone. Tak hanya sampai di situ saja, HTC juga ingin mempererat hubungan kerjasama mereka dengan Microsoft dan berharap untuk ambil bagian dalam pengembangan platform Windows RT.

Bagi Anda yang belum familiar dengan Windows RT, platform ini adalah platform desktop OS Windows 8 namun dengan perkecualian chip prosesornya menggunakan teknologi ARM, bukan x86 seperti yang sudah jamak digunakan untuk Windows. Kelebihan utama dari chip berbasis teknologi ARM ini adalah jauh lebih murah dari Intel, dan sangat cocok untuk digunakan dalam produk-produk tablet dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat secara umum.

Namun sumber-sumber yang berkaitan erat dengan masalah ini mengungkapkan kepada Bloomberg bahwa Microsoft tidak akan menyertakan HTC ke dalam program pengembangan awal tablet Windows RT (WoA), karena beranggapan HTC masih kurang berpengalaman di pasar tablet. Hal ini mungkin terdengar janggal, karena HTC telah memproduksi 3 macam tablet, yaitu HTC Flyer, HTC Jetstream dan HTC Evo View 4G. Sekalipun bukan yang tercanggih di kelasnya, namun HTC Flyer merupakan salah satu tablet yang paling menarik di pasar tablet Android karena menjadi salah satu pionir penggunaan Scribe stylus, bahkan sebelum Samsung menggunakan S-Pen untuk Galaxy Note.

Bloomberg juga mengabarkan bahwa HTC ingin untuk meng-custom tampilan dari Windows RT dengan menambahkan sebuah tampilan homescreen yang unik, mirip dengan apa yang mereka hadirkan via HTC Sense untuk Android. Namun Microsoft memiliki kebijakan bahwa tidak ada satupun produsen hardware yang boleh mengganti tampilan Windows Phone dengan tampilan skin buatan mereka sendiri, dan kebijakan ini kemungkinan besar juga berlaku untuk Windows RT. Mungkinkah ini alasan utama dari penolakan Microsoft tersebut?

Namun keputusan ini tidak bersifat mutlak dan berlaku permanen, karena HTC kemungkinan akan mendapatkan kesempatan tersebut pada gelombang produksi ke-2 yang akan dimulai pada tahun depan. Menurut Anda, siapakah yang lebih dirugikan dari keputusan ini? HTC atau Microsoft?

Source via gopego.com

HTC Klaim One X Lebih Baik dari Samsung Galaxy S III

Jika Siri dan S Voice sepakat mengenai smartphone terbaik dengan menyebutkan Windows Phone, maka jawaban berbeda diungkapkan oleh HTC. Ketika ditanya mana yang lebih baik antara Samsung Galaxy S III dan HTC One X, tentu saja jawaban mereka adalah yang terakhir. 

Laporan terbaru dari blog Pricebaba menunjukkan bahwa HTC membuat sebuah langkah untuk membuktikan bahwa HTC One X andalannya lebih baik dari Samsung Galaxy S III. Tentu saja, pendapat HTC ini tampak bias dan sangat subyektif.

Blog tersebut mengambil beberapa dokumen yang diduga milik HTC dan menunjukkan bahwa dokumen tersebut mengungkapkan perbandingan dua perangkat yang menyorot pada kelebihan HTC dalam hal kamera, CPU, suara, tampilan dan bahkan desain. 

Sumber blog mengatakan bahwa HTC tengah menyiapkan dokumen tersebut untuk tim penjualan mereka. Jika memang dokumen terbukti benar, maka dokumen tersebut mungkin akan digunakan oleh tim penjualan HTC sebagai slide pelatihan untuk membujuk penggemar Android, dengan menunjukkan bahwa HTC One X adalah lebih baik dari Samsung Galaxy S III. Penasaran? Ada baiknya Anda langsung melihatnya sendiri dan berikan pendapat Anda :)



Source: Gopego.com

Ditanya Smartphone Terbaik, S Voice Sepakat dengan Siri

Ditanya Smartphone Terbaik, S Voice Sepakat dengan Siri
Anda mungkin masih ingat ketika Siri ditanya mengenai smartphone terbaik yang pernah dibuat, sebagian orang tampaknya tidak menyangka jawaban yang Siri berikan. Ya, Siri menjawab bahwa smartphone terbaik yang pernah ada adalah Nokia Lumia 900. Tampaknya fitur S Voice milik Samsung Galaxy S III setuju dengan hal ini.

S Voice merupakan salah satu fitur unggulan yang diberikan Samsung untuk Galaxy S III. Sama seperti Siri, fitur ini dapat menerima perintah berdasarkan suara. Jika beberapa waktu lalu S Voice lolos Woodchuck test, kini fitur tersebut mendapatkan tantangan lain.

Beberapa pengguna mengajukan pertanyaan serupa pada S Voice, mereka menanyakan smartphone terbaik yang pernah ada. Ingin tahu jawabannya? Ya, jawabannya tidak jauh berbeda dengan yang diberikan Siri, masih merupakan handset Windows Phone, namun kali ini giliran HTC Trophy (Black) yang diakui S Voice sebagai smartphone terbaik.

Berbeda dengan Wolfram Alpha yang mengurutkan peringkat pengguna Best Buy seperti yang dilakukan oleh Siri, S-Voice rupanya melihat langsung dari peringkat pengguna Best Buy yang menempatkan HTC Trophy Black sebagai smartphone teratas, sedangkan Lumia 900 hanya berada di peringkat tempat. 

Well.. jika Anda pengguna iPhone maupun Galaxy S III tak perlu risau, karena jawaban yang diberikan baik oleh Siri maupun S Voice hanya didasarkan pada peringkat kepuasan pengguna, yang tentu bersifat subyektif. Tapi dengan fakta ini, tampaknya Microsoft bisa sedikit berbangga diri, karena cukup banyak pengguna yang puas dengan OS Windows Phone. Bagaimana dengan Anda sendiri? :)

Source: Gopego.com

Mudahnya Mencari Lagu dengan SoundHound for Android

SoundHound adalah sebuah aplikasi pengenal musik yang bisa Anda andalkan. Dengan SoundHound Anda bisa melakukan pencarian musik dengan cepat, termasuk pencarian menggunakan suara Anda dan lirik lagu.

Jika Anda kebetulan ingat sebuah lagu, tapi hanya tahu nada pada bait reffrain, silakan saja senandungkan di speaker SoundHound maka aplikasi ini akan mencarikan lagu yang Anda maksud di seantero internet.

Tak hanya itu, dengan SoundHound Anda juga bisa mendapatkan informasi terbaru dari penyanyi dan band favorit Anda. Semua informasi itu didapat langsung di akun resmi Facebook da Twitter milik mereka sehingga Anda bisa share melalui akun Anda.

SoundHound baru saja mendapatkan update terbaru ke versi 5.0. Dengan versi terbaru ini SoundHound menjadi semakin lengkap dalam menyajikan fitur-fitur pencarian lagu. Anda akan mendapati pencarian lagu di SoundHound menjadi lebih cepat dari versi sebelumnya, album art kini menggunakan desain baru; lebih besar dengan foto penyanyi disajikan dalam resolusi tinggi, homescreen dengan layout baru, user interface yang lebih sederhana dan mudah dioperasikan, dan masih banyak lagi.

Apakah SoundHound menjadi salah satu aplikasi yang terinstall di perangkat Android Anda? Jika demikian kini saatnya Anda donwload update terbaru Soundhound 5.0. Jika belum menggunakan SoundHound, download sekarang juga melalui Google Play Store. gratis!

Source: gopego.com

Thursday, June 7, 2012

4 Jagoan Baru HTC di Bawah Rp 6 Juta

HTC One S
Dalam ajang Indonesia Cellular Show (ICS) 2012 ini, HTC memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenal sederet ponsel terbarunya. Tidak tanggung-tanggung, 4 jagoan baru HTC mendarat di Indonesia.

Setelah sebelumnya, HTC melakukan gebrakan dengan meluncurkan 2 versi ponsel dual sim, melalui Desire V dan Desire VC. Kini ada masing-masing satu dari keluarga Desire dan One Series.

Seri yang pertama adalah Desire C. Ponsel ini boleh dibilang ditujukan bagi pengguna yang merasakan Android Ice Cream Sandwich tapi dengan harga terjangkau.

Bagaimana tidak, menurut Samudra Seto, Head of Product Marketing HTC Indonesia, Desire C dibanderol dengan harga eceran yang ditawarkan sebesar Rp2,5 juta saja.

"Ini memang termasuk paling murah dari 3 ponsel lainnya. Karena memang, beberapa isinya, seperti prosesor lebih kecil dari Desire V dan VC," tukasnya, di Jakarta.

Memang HTC Desire C ini mengusung prosesor 600 mhz, dengan tambahan RAM 512MB. Sementara itu, ukuruan lanyarnya 3,5 inch saja. Ada tambahan fitur kamera 5 megapixel.

Sementara itu kehadiran One S merupakan kelanjutan dari One X yang sebelumnya sudah diluncurkan. Diklaim oleh Seto, kelebihan dari One S ini terletak pada ketipisan dan prosesor dual core yang kencang.

"Di HTC One S ini, sudah dipersenjatai dengan prosesor 1,7 Ghz dengan dual core. Termasuk RAM 1 GB serta OS Android 4.0 dengan UI HTC Sense," tukas Seto lagi.

Dibanderol dengan harga Rp 5,5 juta, HTC One S memiliki beberapa kelebihan dari desai yang menggunakan unibody Gradient Silver. Suara yang menggelegar karena menggunakan teknologi Beats Audio.

Kelebihan One X saat mengambil gambar juga diwariskan di One S. Sebab tidak hanya kamera 5 MP yang dibenamkan namun dengan serta sokongan fitur lainnya, seperti kemampuan untuk memotret di malam hari yang minim cahaya, tetapi juga dapat meringkus video dan foto secara bersamaan.

Berikut spesifikasi 4 seri HTC yang baru.

HTC One S
- Prosesor: 1.7 Ghz, Dual Core
- Sistem Operasi: Android 4.0 with HTC Sense
- Display: 4,3 inchi 540x960 resolusi
- Kamera: 8 MP, F2.0 aperture dan 2.8 mm lems, HD 1080p HD video recording, VGA untuk kamera depan.
- Harga: Rp5,5 juta

HTC Desire V & VC
- Prosesor: 1 Ghz, Single Core, RAM 512MB
- Sistem Operasi: Android 4.0 with HTC Sense
- Display: 4 inchi 480x800 resolution
- Kamera: 5 MP with auto focus dan LED
- Dual sim Card: GSM-GSM (V) dan GSM-CDMA (VC)
- Harga: Rp3,25 juta (V) dan Rp3 juta (VC)

HTC Desire C:
- Prosesor: 600 mhz, Single Core, RAM 512MB
- Sistem Operasi: Android 4.0
- Display: 3,5 inchi 320x480 resolution
- Kamera: 5 MP, VGA camcoder
- Harga: Rp2,5 juta.

Sumber: Detikinet.com

Google Persiapkan 'Location-Based Actions' untuk Android

Sebuah paten baru telah didaftarkan oleh Google. Inti dari paten tersebut adalah sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna Android devices melakukan smart actions berbasis location.

Konsep dari teknologi terbaru untuk Android ini serupa dengan Smart Actions milik Motorola. Smart Actions milik Motorola didaftarkan pada September 2011 lalu dan tampaknya memang terpisah dari Google meski Motorola telah menjadi diakuisisi Google tahun lalu.


Google memasukkan penggunaan fungsi GPS dan network untuk menentukan lokasi user. Setelah lokasi user diketahui, maka bisa dilakukan penyesuaian profile Android handset dengan aplikasi pendukung, alerts dan setting.

Sebagai contoh, jika Anda akan berangkat ke kantor maka sistem Google akan mengkonfigurasi ulang WiFi setting, menyajikan email-email yang ada hubungannya dengan pekerjaan kantor, memberikan notifikasi agenda rapat, calendar events dan hal lain yang semuanya berhubungan dengan kegiatan Anda di kantor. Dan semua itu bisa Anda temukan langsung dari layar ponsel Android, tanpa harus melakukan setting ulang secara manual.

Anda pasti tidak sabar menanti Google mengaplikasikan paten tersebut di Android smartphones dan tablet. Kapan? Tunggu saja pengumuman resminya ;)

Source: Gopego.com

Google Maps for Android Resmi Dapatkan Offline Support

google-maps
Maps event yang diumumkan Google pekan lalu berlangsung hari ini (waktu Amerika), seperti yang telah direncanakan. Di acara tersebut Offine Maps telah resmi keluar dari Google Labs yang artinya kini tak lagi dalam versi beta.

Pengguna Google Maps di perangkat Android dalam waktu dekat memiliki pilihan untuk donwload full maps di area tertentu. Sebelumnya fungsi ini hanya bisa dilakukan dengan memanfaatkan chace dari rute jalan yang ingin ditampilkan. Dengan fitur baru ini user tidak perlu lagi menggunakan koneksi seluler atau WiFi.

Fitur baru offline maps di Google Maps for Android akan sangat membantu Anda, terutama jika Anda kerap bepergian ke kota-kota baru yang belum pernah Anda jelajahi. Juga akan sangat berfungsi saat Anda berada di tempat yang tidak tersedia jaringan internet.

Sayangnya Google tidak memberikan tanggal pasti kapan offline support untuk Google Maps for Android ini diberikan. Mungkin beberapa minggu mendatang….

Source: Gopego.com

Tuesday, June 5, 2012

Bluetooth Sebagai Shutter Kamera HTC One X

 
Ingin narsis di depan sebuah objek tapi tak ada yang bisa dimintai tolong untuk memotret? Jika Anda memiliki HTC One X dan peranti headset/earphone bluetooth, hal itu bukan masalah. Anda dapat “menekan” tombol shutter dengan bantuan tombol-tombol pada peranti bluetooth tersebut.

Tombol yang bisa difungsikan berbeda-beda, bergantung pada jenis dan merek headset yang Anda miliki. Pada beberapa merek, tombol shutter dapat dikendalikan dengan mengklik dua kali tombol Volume Up pada headset. Pada beberapa merek lainnya harus dengan tombol Dial sebanyak tiga kali klik. Silahkan cari dan temukan cara yang berlaku untuk headset bluetooth Anda.

Agar lebih jelas, simak video pendek berikut.

Source: Rumpitekno.com

Kisruh Kanal 3G Hambat LTE

BTS
Jakarta - Untuk kesekian kalinya pemerintah menunda lelang kanal 3G tambahan (third carrier) di pita 2,1 GHz. Hasilnya, hutang pekerjaan rumah pemerintah yang lain jadi ikut terhambat.

"Karena aturan belum kelar, sepertinya akan diundur lagi. Kemungkinan di semester II-2012, paling lambat kuartal III-2012," kata Muhammad Budi Setiawan, Dirjen Sumberdaya dan Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo, selepas Rapat dengan Komisi I DPR RI, Senin (28/5/12). 

Sebelumnya Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto memberi alasan, "Masih ada beberapa hal teknis yang harus diselesaikan," (23/5/12).

Pada Februari lalu pemerintah menyatakan bahwa kanal 12 di pita 1.900 MHz masih terkena interferensi oleh Smartfren, sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu. Namun bulan berikutnya pemerintah berinisiatif akan tetap menjalankan tender, dengan menurunkan biaya lelang dari semula Rp 160 miliar, sebagai kompensasi kepada pemenang untuk membersihkan interferensi tersebut.

Entah apalagi alasan Kemenkominfo, yang jelas lelang yang sebelumnya dijadwalkan awal 2012 ini telah beberapa kali molor dan belum ada kejelasan hingga saat ini. Padahal tender 3G ini telah tertuang pada daftar 9 hutang Kemenkominfo yang harus segera dituntaskan pada 2012.

Kisruh kanal 3G bermula sejak tahun 2011, ketika Kemenkominfo meminta Telkomsel untuk pindah dari kanal 4 dan 5 menjadi kanal 5 dan 6. "Kami sudah memutuskan bahwa kanal 1 dan 2 dialokasikan untuk Hutchison CP Telecom (Tri), kanal 3 dan 4 untuk Axis, kanal 5 dan 6 untuk Telkomsel, kanal 7 dan 8 untuk Indosat, dan kanal 9 dan 10 untuk XL," demikian pernyataan Menkominfo Tifatul Sembiring (25/11/11).

Sesuai ketentuan setiap operator berhak menduduki dua blok di pita tersebut. Operator besar masing-masing telah mengantongi dua blok, sementara Axis yang merupakan pendatang baru hanya minta satu blok di nomor tiga. 

Seiring bertambahnya pelangan, Axis mengajukan satu blok tambahan yang berurutan. Padahal blok nomor 4 dan 5 saat itu diduduki oleh Telkomsel. Sementara Telkomsel juga mengalami lonjakan pelanggan yang luar biasa, sehingga dua blok kanal yang dimiliki sudah tidak memadai. Sehingga pada saat yang sama Telkomsel juga mengajukan blok tambahan yang berurutan.

Menyikapi permasalahan tersebut, Kemenkominfo mengambil keputusan yang kurang tepat, yaitu memindah paksa Telkomsel. Karuan saja reaksi muncul bertubi-tubi. LSM LPPMI mendukung sikap pemerintah, sedangkan LSM Citrus mengecam pemerintah sebagai pro-asing. Bahkan Komisi I DPR RI ikut mendorong pemerintah untuk mengevaluasi kembali keputusannya.

Setelah melewati perdebatan media yang cukup panjang, akhirnya pemerintah mengubah sikap. Pemerintah menetapkan alokasi kanal 3G temporer, selanjutnya akan menyelenggarakan tender terhadap dua blok yang tersisa, yaitu blok 11 dan 12. Setelah tender, semua kanal akan ditata ulang agar seluruh operator menerima kanal yang berurutan. 

"Hal ini karena kita menginginkan teknologi Wimax, 3G dan LTE sebagai andalan untuk level akses bagi jasa data. Caranya dengan menata ulang semua frekuensi," demikian pernyataan Direktur Penataan Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo Titon Dutono (7/12/11).

Tender 3G Hanya Langkah Awal

Tender kanal 3G bukanlah tujuan, karena pekerjaan tersebut hanyalah awal dari rangkaian penataan kanal. Seperti disebut di atas, setelah selesai tender 3G blok 11 dan 12, pemerintah akan mengatur ulang 12 blok tersebut agar semua operator menerima blok yang berurutan.

Apakah tugas pemerintah selesai? Belum! Pemerintah masih punya hutang penataan kanal frekuensi sebagai berikut. Pertama, evaluasi lisensi WiMAX. Seperti diketahui pada November 2009 pemerintah telah menggelar tender lisensi WiMAX untuk 15 zona nasional. Berangsur-angsur pemegang lisensi mengundurkan diri, hingga saat ini tinggal lima operator yaitu Telkom, Indosat Mega Media, Berca, Jasnita dan First Media. 

Dari lima operator tersebut baru First Media dan Berca yang telah menggelar WiMAX secara komersial. Sedangkan Telkom, Indosat dan Jasnita tampaknya ragu-ragu melangkah lebih jauh. Bahkan Telkom telah mengembalikan lisensi untuk beberapa zona tertentu.

Paling tidak ada tiga alasan kenapa WiMAX tidak kunjung populer di Indonesia, yaitu kerancuan lisensi Fixed WiMAX versus Mobile WiMAX, kebijakan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) minimal 30 persen untuk perangkat dan 40 persen untuk base station, dan bayang-bayang LTE. 

Peran pemerintah mutlak diperlukan untuk membangkitkan industri WiMAX, mengingat para pemegang lisensi telah membayar biaya yang cukup mahal.

Kedua, tender kanal frekuensi LTE. LTE adalah kandidat teknologi 4G yang akan menjadi standar utama teknologi seluler global, karenanya Indonesia tidak mungkin menghindar. Cepat atau lambat Indonesia harus menggelar LTE.

LTE dikomersialkan pertama kali oleh TeliaSonera di Stockholm dan Oslo pada 14 Desember 2009. Sampai saat ini LTE telah komersial pada 57 jaringan di 34 negara, dan akan mencapai 100 jaringan pada akhir tahun ini. Jumlah pelanggan akhir tahun diperkirakan menyentuh angka 22 juta dan naik sekitar 63 juta per tahun, sehingga mencapai 156 juta di akhir 2014.

Telkomsel, XL Axiata dan Indosat telah melakukan uji coba, dan masing-masing telah menyatakan kesiapannya menggelar LTE komersial. Sementara dari sisi device, setidaknya produsen besar seperti Samsung, Sony, HTC, LG, dan Nokia telah mengeluarkan gadget dengan teknologi LTE.

Tahun 2011 lalu pemerintah berjanji akan mengevaluasi lisensi LTE pada 2012 dan menyelenggarakan tender pada 2013. Dengan dua hutang yang belum terbayar, yaitu kanal 3G dan WiMAX, dipastikan pemerintah tidak mampu mengevaluasi kanal LTE tahun ini.

Seperti diberitakan, pemerintah kesulitan menyiapkan kanal, karena frekuensi ideal untuk LTE masih dipakai televisi dan lainnya. Fakta menunjukkan bahwa pemerintah butuh waktu lebih dari satu triwulan untuk menyelesaikan interferensi frekuensi Smart pada blok 3G. Dengan analogi ini, kemungkinan pemerintah butuh waktu lebih dari setahun untuk mengosongkan kanal frekuensi LTE.

Jika demikian, kapan publik ICT Indonesia bisa menikmati LTE? Mungkinkah tahun 2014? Mungkin ya, mungkin juga tidak. Tergantung kepada pemerintah dan anggota BRTI yang baru saja dilantik bulan lalu. 

Yang jelas pemerintah harus secepatnya melaksanakan tender dan menuntaskan kisruh kanal 3G. Kemudian mengevaluasi kanal WiMAX dan selanjutnya mengosongkan kanal frekuensi untuk LTE. Baru setelahnya pemerintah dapat menggelar tender lisensi LTE.

Source: Detikinet.com

Sumpah Steve Jobs Untuk Menghancurkan Android Bakal Digunakan Motorola Dalam Pengadilan

Sumpah Steve Jobs Untuk Menghancurkan Android Bakal Digunakan Motorola Dalam PengadilanSumpah Steve Jobs untuk menghancurkan Android yang dikutip dari biografi karangan Walter Isaacson telah disahkan penggunaannya sebagai bahan pembelaan dari para pengacara Motorola dalam proses pengadilan melawan Apple. Hakim ketua untuk proses pengadilan ini telah meletakkan sejumlah aturan dasar bagi jalannya persidangan yang siap dilaksanakan minggu ini, dan kebanyakan tidak berpihak pada Apple.

Pada hari Kamis lalu, hakim federal Richard Posner yang telah ditugaskan untuk memimpin proses persidangan ini telah menolak permintaan tim pengacara Apple untuk melarang penggunaan quote dari buku biografi Steve Jobs karangan Walter Isaacson yang menuduh Google telah mencuri ide Apple, seperti:

- “Saya akan menghabiskan segenap hidup, serta seluruh aset Apple hingga recehan terakhir dari dana sebesar $40 miliar yang berada di bank untuk menyelesaikan masalah ini.”
- “Saya akan menghancurkan Android, karena produk tersebut merupakan produk (dengan ide) curian. Saya rela melakukan perang nuklir untuk masalah ini.”

Reuters mengabarkan bahwa Posner telah menolak permintaan Apple tanpa memberikan penjelasan sama sekali. Sehari kemudian dia menginstruksikan agar Apple tidak berusaha mempengaruhi para juri dengan menggunakan latar belakang serta popularitas Steve Jobs dengan sentimentil, atau juga kecenderungan para juri untuk menggunakan produk Apple.

Jadwal persidangan antara Apple dengan Motorola ini adalah 11 Juni 2012 di Pengadilan Distrik Northern Illinois. Perlu diingat bahwa ini adalah proses persidangan yang berbeda antara Apple melawan Samsung yang dijadwalkan pada 30 Juli 2012. Tim pengacara Apple tampaknya akan benar-benar sibuk pada musim panas 2012 ini.

Source via gopego.com

Monday, June 4, 2012

7,1% Android Devices Jalankan Ice Cream Sandwich

7,1% Android Devices Jalankan Ice Cream SandwichTampaknya produsen perangkat Android telah semakin banyak yang memanfaatkan Android versi terbaru, Ice Cream Sandwich. Sejak dirilisnya akhir tahun lalu bersama Samsung Galaxy Nexus, Ice Cream Sandwich kini telah dipakai setidaknya di 7,1% perangkat Android yang tersebar di tangan konsumen. Sementara itu Android Gingerbread masih menjadi versi Android terbanyak yang dijalankan seluruh perangkat Android yang ada saat ini dengan 65%.

Menjelang rilis Android Jelly Bean, yang kabarnya akan dipakai di tablet Nexus terbaru, diperkirakan persentase penggunaan Ice Cream Sandwich akan semakin merangkak naik. Sebaliknya, Android versi pendahulu, termasuk Gingerbread, akan mengalami penurunan.

Jelly Bean diperkirakan akan diumumkan secara resmi oleh Google di Google I/O yang berlangsung pada 27 - 29 Juni 2012. Anda pastinya juga berharap Google akan membuat kejutan tentang kabar terbaru mengenai Google Nexus Tablet. Tunggu semua informasinya hanya di Gopego ;) 


Source via gopego.com

Seberapa Kuatkah Gorilla Glass 2? (Video)

Seberapa Kuatkah Gorilla Glass 2? (Video)
Gorilla Glass tentu bukan nama asing, mengingat ada ratusan perangkat yang menggunakan kaca anti gores tersebut. Tak puas dengan Gorilla Glass pertama, Corning pun hadir dengan Gorilla Glass keduanya, yang memiliki ketebalan hanya 0,8mm. 

Meski lebih tipis dari pendahulunya yang memiliki ketebalan 1,1mm, bukan berarti kaca ini kehilangan daya tahannya. Gorilla Glass 2 memiliki tingkat ketahanan sama dengan yang pertama. Diperkenalkan pada ajang CES awal tahun ini, Corning memperagakan performa serta daya tahan Gorilla Glass 2 miliknya.

Tak puas dengan demo di ajang CES 2012, Corning baru-baru ini juga merilis sebuah video yang menunjukkan betapa kuatnya Gorilla Glass 2 mereka. Penasaran? Simak langsung videonya berikut ini.



source: gopego.com

Sunday, June 3, 2012

HTC One S Resmi Rilis di Taiwan Dengan Chip Snapdragon S3 Overclocked

HTC One S
HTC akhirnya resmi meluncurkan One S di negara asalnya, Taiwan, namun perangkat ini akan mendapat sebuah penyesuaian khusus yang akan membedakannya dengan perilisan di negara lain. HTC telah menukar prosesor untuk One S yang pada awalnya akan menggunakan Snapdragon S4 MSM8960 1,5Ghz (untuk rilisan internasional) dengan prosesor dual-core Snapdragon S3 MSM8260 overclocked pada 1,7GHz.

Alasan dari keputusan ini tak lain disebabkan oleh langkanya persediaan prosesor Snapdragon S4 dari Qualcomm, dimana masalah ini juga menyerang sejumlah produsen perangkat lain seperti Asus yang terpaksa menunda peredaran dari Padfone. Beberapa perusahaan OEM bahkan mulai mempertimbangkan untuk berpaling pada produsen chip lain, walaupun HTC lebih memilih untuk menggunakan prosesor pendahulu S4. Untuk menyamai performa dari S4, HTC juga harus melakukan overclock pada S3 hingga pada kecepatan 1,7GHz. ePrice yang melakukan sejumlah benchmark untuk model terbaru ini via AnTuTu mencatat bahwa skor yang dihasilkan ternyata berimbang dengan model rilisan internasional yang menggunakan S4.

HTC One S Resmi Rilis di Taiwan Dengan Chip Snapdragon S3 Overclocked

HTC juga melakukan langkah ekstra hati-hati untuk tidak menyebutkan perubahan ini secara gamblang dalam keterangan spesifikasinya, melainkan hanya sebatas menuliskan keterangan ‘dual-core’ saja. Menarik untuk dicermati apakah prosesor S3 yang telah dioverclock tersebut akan mampu menghasilkan performa dengan tingkat konsumsi energi yang rendah seperti pada S4, mengingat S3 masih diproduksi dengan menggunakan metode 45nm, sekalipun HTC telah menyatakan bahwa tingkat performanya setara dengan S4.

Para penggemar HTC di Indonesia tak perlu khawatir, karena rilisan versi internasional akan tetap menggunakan Snapdragon S4 MSM8960 1,5Ghz. Nantikan kepastian peluncurannya di Indonesia

Source via gopego.com